Kamis, 13 April 2017

Wakaf Pemakaman Jenazah, Jasa Pemakaman Muslim, Mobil Jenazah Gratis Di Bandung | 0851 0004 2009

tahfiz quran,pondok pesantren tahfidz,pondok tahfidz qur an gratis,ponpes tahfidz quran,pesantren tahfidz quran anak,pesantren tahfidz putri gratis,pondok pesantren tahfidz quran,pendaftaran pesantren darul quran,pesantren tahfidz quran salaf,ponpes tahfidz qur an anak
pondok tahfidz salafi,ponpes tahfidz,pondok tahfidz qur an,pondok quran,ponpes tahfidz putri gratis,pondok pesantren tahfidz qur an gratis,pesantren tahfidz quran putri,pondok tahfidz putri gratis,ponpes tahfidz gratis,ponpes tahfidz qur an gratis

Firdaus Memorial Park lahir atas dasar pemikiran semakin sempitnya lahan pemakaman yang ada khususnya di daerah perkotaan, sedangkan menyediakan lahan pemakaman hukumnya fardhu kifayah (kewajiban kolektif). Selain itu banyak pula lahan pemakaman di Indonesia yang tidak asri, tidak nyaman, dan tidak ramah lingkungan bahkan terkesan menyeramkan. Di sisi yang lain bahwa biaya pemakaman di Kota Bandung khususnya bisa mencapai Rp 700 ribu hingga Rp 2 Juta yang mana sangat memberatkan keluarga dhuafa.
Maka dari hal-hal tersebut diatas, WakafPro 99 sebagai lembaga wakaf produktif melahirkan Program Firdaus Memorial Park yang dikelola dengan konsep wakaf, bukan bisnis atau komersil.
Konsep Asri, Nyaman, Ramah Lingkungan dan Sesuai Syariah dalam Program Firdaus Memorial Park dijabarkan sebagai berikut:
  1. Asri artinya indah dan enak dipandang mata. Konsep pemakaman muslim ini harus jauh dari kesan kumuh dan menyeramkan, bahkan harus lebih mirip dengan taman daripada kuburan.
  2. NYAMAN artinya membuat tenang siapapun yang datang. Konsep pemakaman ini harus membuat khusyu’ dan nyaman siapapun yang berziarah atau yang mengantarkan jenazah. Karenanya, area pemakaman ini harus dijauhkan dari banyaknya pengemis dan segala hal yang mengganggu kenyamanan, bahkan harus ada fasilitas-fasilitas ibadah dan umum, semisal masjid, pesantren, minimarket, meeting point, dll.
  3. Ramah Lingkungan artinya bersahabat dengan alam. Konsep pemakaman harus steril dari bangunan atau tembok yang akan menghalangi penyerapan air.
  4. Sesuai Syariah berarti sesuai dengan contoh Rasulullah saw. diantaranya adalah larangan untuk mendirikan bangunan di atasnya, mencegah peziarah untuk melaksanakan ibadah di atasnya, dan mencegah anak-anak atau siapapun bermain-main sehingga menginjak makam.
Kami mengajak kaum muslimin untuk berwakaf dalam Program tersebut, cukup dengan berwakaf nominal 15 juta + Infaq Operasional 10%(Rp 1.500.000), muwakif mendapatkan benefit:
  1. Kavling ukuran 2x1 sebanyak 2 lahan untuk muwakif dan keluarga,
  2. Termasuk berwakaf penyediaan kavling yang sama untuk keluarga dhuafa,
  3. Wakaf untuk program sosial lainnya
  4. Wakaf untuk berbagai macam usaha produktif (wakaf produktif)
Insya Allah, berapapun dana yang anda wakafkan dalam program Firdaus Memorial Park, akan menjadi amal jariah yang pahalanya akan terus mengalir sebagai bekal dalam menapaki perjalanan hidup selanjutnya.
Isi Formulir Partisipasi Wakaf Dan Daftar Sekarang:
http://www.firdausmemorialpark.org/pendaftaran


Rabu, 12 April 2017

Sejarah Sinergi Foundation

Sejarah


Pada Mulanya
 
Pada 14 Oktober 2002, embrio Yayasan Semai Sinergi Umat didirikan oleh Prof. Dr. KH. Miftah Faridl, yang sekaligus menjadi Ketua Dewan Pembina. Turut serta menandatangani akta Yayasan sebagai anggota Dewan Pembina, antara lain: H. Rachmat Badruddin (Pengusaha cum Ketua Dewan Teh Indonesia), H. Achmad Noe’man dan H. Erie Sudewo (Social Enterpreneur cum Pendiri Dompet Dhuafa Republika). Adapaun pendirian Yayasan tersebut disaksikan langsung di depan Notaris Evy Hybridawati Wargahadibrata, SH.
Dalam kiprahnya di tengah masyarakat, embrio Yayasan Semai Sinergi Umat telah memunculkan beragam aktivitas program pemberdayaan yang inspiratif di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi dan santuan (Charity). Hal Ini tercermin antara lain dengan lahirnya: Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC), Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM), SFRescue, Sinergi dan Advokasi Bebas Rentenir, Ternakita, Beasiswa Pemimpin Bangsa (BPB), MyTeacher, Sekolah untuk Semua, juga Pesantren Teraphis. Dalam perkembangannya, lahir pula Lembaga Wakaf Produktif (WakafPro 99), Tabloid Alhikmah, Green Akikah, Sinergi Training Center dan beberapa lainnya.
 
Seiring perkembangan lembaga, yang berbanding lurus dengan kompleksitas problematika umat yang mengemuka, menuntut perubahan format kelembagaan, sebagai bentuk penyelerasan.  Karenanya, dalam Rapat Resmi Dewan Pembina per tanggal 17 Februari 2011, Embrio Yayasan Semai Sinergi Umat berubah menjadi Yayasan Semai Sinergi Umat (Sinergi Foundation). Perubahan tersebut secara formil disahkan dalam Akta Notaris Nomor 24, tanggal 17 Februari 2011, yang dibuat oleh Notaris Evi Hibridawaty, SH. Dan diputuskan oleh Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor: AHU – 5622.AH.01.05. Tahun 2011 tentang Perubahan Anggaran Dasar Yayasan Pasal 1 dan Pasal 5, yaitu Perubahan Nama menjadi Yayasan Semai Sinergi Umat atau Sinergi Foundation.




Selasa, 11 April 2017

Workshop Lumbung Desa Memanggil Pemuda/i Pembangun Negeri Di Bandung


Segera daftar dan ikuti workshop:

LUMBUNG DESA MEMANGGIL

Pemuda/i Pembangun Negeri

Pendaftaran paling lambat: Rabu, 12 April 2017

Silakan Download Formulir Pendaftaran via button di bawah ini :

Info selengkapnya:

Contact Person : Suri (0882 1842 4403)
E-mail: info@sinergifoundation.org
Note: 10 peserta & desa terbaik berhak menjadi mitra program Lumbung Desa Sinergi Foundation




Infaq Pengadaan Ambulance Untuk Dhuafa Di Bandung


Tingginya kebutuhan pelayanan ambulance gratis di tengah umat harus menjadi perhatian bersama. Masalah transportasi pasien gawat darurat atau ambulance sampai saat ini terasa masih kurang seimbang dengan jumlah masyarakat dalam satu Kecamatan atau Desa. Keberadaan ambulance menjadi kebutuhan pokok bagi pasien terutama bagi masyarakat yang kurang mampu yang membutuhkan ambulance dengan segera namun terbatasi oleh biaya.

Untuk itu, Sinergi Foundation berupaya menghadirkan program layanan Ambulance Gratis Untuk Dhuafa yang bertujuan meringankan beban warga tidak mampu khususnya Dhuafa yang membutuhkan layanan pengantaran pasien atau jenazah secara gratis mengingat biaya ambulance harganya tidaklah murah bagi mereka.

Mengingat mobil ambulance yang ada di Sinergi Foundation saat ini jumlahnya hanya satu unit dimana saat ini difungsikan untuk melayani masyarakat di wilayah Bandung dan Sekitarnya sehingga, ketika satu mobil dipakai mengantar dan melayani masyarakat dan ada masyarakat lain juga yang membutuhkan ambulance di waktu yang sama dalam keadaan darurat akhirnya tidak bisa terlayani. Maka dari itu melalui program Infaq Pengadaaan Ambulance Gratis Untuk Dhuafa ini Sinergi Foundation berharap,  bisa memberikan lebih banyak lagi pelayanan kepada masyarakat Dhuafa dan Kurang mampu yang membutuhkan ambulance gratis di saat darurat.

Sinergi Foundation memberikan kesempatan kepada para donatur khususnya, umat muslim umumnya, untuk turut serta dalam mewujudkan program tersebut dengan menjadikan Program ini sebagai ladang bagi bapak/ibu sekalian. Berapapun donasi anda itu sangat berarti bagi mereka.





Minggu, 09 April 2017

Pengolahan Hasil Pertanian Padi, Lokakarya Pertanian Sawah, Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Miskin Di Bandung | 088218424403


Segera daftar dan ikuti workshop:
LUMBUNG DESA MEMANGGIL
Pemuda/i Pembangun Negeri

13-16 April 2017
Hotel Dewi Asri Tasikmalaya & Lumbung Desa Kp. Cibaeud Cigalontang Tasikmalaya

Narasumber:
Sudirman Said (Inisiator Institut Harkat Negeri, Menteri ESDM periode 2015-2016)
Erie Sudewo (Social Innovator, Peraih Penghargaan Social Entrepreneur dari Ernst n Young, Tokoh Zakat Nasional)
TO Suprapto (Founder Kawasan Pertanian Terpadu “Joglo Tani”)
Nizar Suhendra (Mantan staf khusus Menteri ESDM, Pakar Community Development, Ahli Public Policy)
M Ichsan Loulembah (Mantan anggota DPD RI, Pakar Desentralisasi, Ahli Komunikasi, dan Aktivis)
Abdul Wahab (Praktisi Pertanian / Ahli Nutrisi Tanaman)
Baban Sarbana (Founder Kampung Wisata ZIMBA)

KUALIFIKASI PESERTA
A. Syarat Umum:
1) Laki-laki / Perempuan (maksimal 45th)
2) Memiliki jiwa leadership
3) Memiliki visi dan komitmen pemberdayaan (motivasi kuat memajukan desa)
4) Siap mengikuti semua aturan program Lumbung Desa
5) Kondisi kesehatan memadai sehingga tidak mengganggu jalannya program (dibuktikan dengan hasil cek kesehatan)

B. Syarat Khusus
Membuat profil desa, juga proposal pengembangan desa dengan melampirkan dokumentasi dan foto-foto pendukung, berupa kondisi geografis desa dan keadaan masyarakat desa.

C.Syarat Tambahan
1) Fotokopi Kartu KTP
2) Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
3) Curriculum Vitae/ Riwayat Hidup
4) Pas Foto 3x4 sebanyak 2 lembar

D. Syarat Desa:
 Memiliki potensi sumber daya alam yang baik
 Memiliki modal sosial yang memadai, contoh: spirit gotong royong masyarakatnya.

Investasi: Rp 250.000                                                                                                                                                                                                                                          
(Fasilitas: penginapan & akomodasi selama 3 hari 3 malam, materi dari pembicara kompeten, visitasi Lumbung Desa Kp. Cibaeud Cigalontang, Modul, Tabloid Alhikmah, dan lainnya)

Pendaftaran paling lambat: Selasa, 11 April 2017
Formulir pendaftaran dapat diunduh melalui link berikut:
http://bit.ly/formlumdes2

E-mail: info@sinergifoundation.org
Info selengkapnya: Suri (088218424403)
www.sinergifoundation.org

Ilmu Penyuluhan Pertanian, Seminar Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa, Pengelolaan Lahan Ramah Lingkungan | 088218424403


Segera daftar dan ikuti workshop:
LUMBUNG DESA MEMANGGIL
Pemuda/i Pembangun Negeri

13-16 April 2017
Hotel Dewi Asri Tasikmalaya & Lumbung Desa Kp. Cibaeud Cigalontang Tasikmalaya

Narasumber:
Sudirman Said (Inisiator Institut Harkat Negeri, Menteri ESDM periode 2015-2016)
Erie Sudewo (Social Innovator, Peraih Penghargaan Social Entrepreneur dari Ernst n Young, Tokoh Zakat Nasional)
TO Suprapto (Founder Kawasan Pertanian Terpadu “Joglo Tani”)
Nizar Suhendra (Mantan staf khusus Menteri ESDM, Pakar Community Development, Ahli Public Policy)
M Ichsan Loulembah (Mantan anggota DPD RI, Pakar Desentralisasi, Ahli Komunikasi, dan Aktivis)
Abdul Wahab (Praktisi Pertanian / Ahli Nutrisi Tanaman)
Baban Sarbana (Founder Kampung Wisata ZIMBA)

KUALIFIKASI PESERTA
A. Syarat Umum:
1) Laki-laki / Perempuan (maksimal 45th)
2) Memiliki jiwa leadership
3) Memiliki visi dan komitmen pemberdayaan (motivasi kuat memajukan desa)
4) Siap mengikuti semua aturan program Lumbung Desa
5) Kondisi kesehatan memadai sehingga tidak mengganggu jalannya program (dibuktikan dengan hasil cek kesehatan)

B. Syarat Khusus
Membuat profil desa, juga proposal pengembangan desa dengan melampirkan dokumentasi dan foto-foto pendukung, berupa kondisi geografis desa dan keadaan masyarakat desa.

C.Syarat Tambahan
1) Fotokopi Kartu KTP
2) Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
3) Curriculum Vitae/ Riwayat Hidup
4) Pas Foto 3x4 sebanyak 2 lembar

D. Syarat Desa:
 Memiliki potensi sumber daya alam yang baik
 Memiliki modal sosial yang memadai, contoh: spirit gotong royong masyarakatnya.

Investasi: Rp 250.000                                                                                                                                                                                                                                        
(Fasilitas: penginapan & akomodasi selama 3 hari 3 malam, materi dari pembicara kompeten, visitasi Lumbung Desa Kp. Cibaeud Cigalontang, Modul, Tabloid Alhikmah, dan lainnya)

Pendaftaran paling lambat: Selasa, 11 April 2017
Formulir pendaftaran dapat diunduh melalui link berikut:
http://bit.ly/formlumdes2

E-mail: info@sinergifoundation.org
Info selengkapnya: Suri (088218424403)
www.sinergifoundation.org

Lembaga Petani Desa, Workshop Lumbung Pangan, Pengelolaan Lahan Pertanian Di Bandung | 088218424403



Segera daftar dan ikuti workshop:
LUMBUNG DESA MEMANGGIL
Pemuda/i Pembangun Negeri

13-16 April 2017
Hotel Dewi Asri Tasikmalaya & Lumbung Desa Kp. Cibaeud Cigalontang Tasikmalaya

Narasumber:
Sudirman Said (Inisiator Institut Harkat Negeri, Menteri ESDM periode 2015-2016)
Erie Sudewo (Social Innovator, Peraih Penghargaan Social Entrepreneur dari Ernst n Young, Tokoh Zakat Nasional)
TO Suprapto (Founder Kawasan Pertanian Terpadu “Joglo Tani”)
Nizar Suhendra (Mantan staf khusus Menteri ESDM, Pakar Community Development, Ahli Public Policy)
M Ichsan Loulembah (Mantan anggota DPD RI, Pakar Desentralisasi, Ahli Komunikasi, dan Aktivis)
Abdul Wahab (Praktisi Pertanian / Ahli Nutrisi Tanaman)
Baban Sarbana (Founder Kampung Wisata ZIMBA)

KUALIFIKASI PESERTA
A. Syarat Umum:
1) Laki-laki / Perempuan (maksimal 45th)
2) Memiliki jiwa leadership
3) Memiliki visi dan komitmen pemberdayaan (motivasi kuat memajukan desa)
4) Siap mengikuti semua aturan program Lumbung Desa
5) Kondisi kesehatan memadai sehingga tidak mengganggu jalannya program (dibuktikan dengan hasil cek kesehatan)

B. Syarat Khusus
Membuat profil desa, juga proposal pengembangan desa dengan melampirkan dokumentasi dan foto-foto pendukung, berupa kondisi geografis desa dan keadaan masyarakat desa.

C.Syarat Tambahan
1) Fotokopi Kartu KTP
2) Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
3) Curriculum Vitae/ Riwayat Hidup
4) Pas Foto 3x4 sebanyak 2 lembar

D. Syarat Desa:
 Memiliki potensi sumber daya alam yang baik
 Memiliki modal sosial yang memadai, contoh: spirit gotong royong masyarakatnya.

Investasi: Rp 250.000                                                                                                                                                                                                                                        
(Fasilitas: penginapan & akomodasi selama 3 hari 3 malam, materi dari pembicara kompeten, visitasi Lumbung Desa Kp. Cibaeud Cigalontang, Modul, Tabloid Alhikmah, dan lainnya)

Pendaftaran paling lambat: Selasa, 11 April 2017
Formulir pendaftaran dapat diunduh melalui link berikut:
http://bit.ly/formlumdes2

E-mail: info@sinergifoundation.org
Info selengkapnya: Suri (088218424403)
www.sinergifoundation.org

Senin, 13 Maret 2017

Inovasi Wakaf Dari Singapura


Studi Banding WakafPro 99 ke MUIS Singapura

Khusus untuk wakaf, MUIS memiliki fokus dalam memproduktifkan asset wakaf di bidang property dan dikelola oleh sebuah perusahaan real estate, WAREES Investment Limited Ptd.
Pertengahan Mei 2014 lalu, tim Wakafpro 99 – Sinergi Foundation yang diwakili oleh Direktur WakafPro 99, Asep Irawan, melakukan studi banding ke Islamic Religious Council of Singapore (MUIS). Di Negeri kecil berpenduduk sekitar 5 Juta Jiwa itu, 12 persen di antaranya adalah muslim. Meski minoritas, namun umat Islam Singapura memiliki aset wakaf yang cukup besar.
“Tercatat pertahun 2010 nilai asset property wakaf di singapura mencapai SG$ 500 milyar (Rp. 3,5 triliun) dan menghasilkan surplus wakaf senilai SG$ 3 juta (Rp. 21 milyar). Surplus wakaf tersebut disalurkan untuk operasional mesjid  (61%), pendidikan madrasah Islamiyah, dan kegiatan sosial lainnya,” kata perwakilan MUIS yang menerima tim WakafPro 99- Sinergi Foundation, Puan Farhana.
MUIS sendiri, menurut Puan Farhana, memiliki aktivitas dalam menghimpun dana zakat, infak/ sedekah, dan wakaf. Khusus untuk wakaf, MUIS memiliki fokus dalam memproduktifkan asset wakaf di bidang property dan dikelola oleh sebuah perusahaan real estate, WAREES Investment Limited Ptd.
Lepas dari MUIS, WakafPro 99 langsung menuju WAREES Investment Limited Ptd yang beralamat di 11 Beach Road #05-01, Singapore. Di Warees, WakafPro 99 diterima oleh Mr. Luqman Hakim yang menjabat sebagai Asset Specialist (Enterprise Management).  “Asset wakaf yang dikelola oleh wares berupa residensial (apartemen, perumahan), ruang komersial (perkantoran, pusat bisnis), dan masjid yang jumlahnya sekitar 69 mesjid. Salah satu program sosial yang dikelola MUIS juga ada pemakaman muslim yang bernama tanah perkuburan islam Cha Chu Kang,” kata Luqman Hakim di sela perbincangan.
Somerset Bencoolen, misalnya. Aset wakaf berupa layanan sewa apartment dengan ruang ritel dan perkantoran yang terintegrasi dengan masjid. Salah satu manfaat sosial dari pengembangan bersama antara Warees dan Wakaf.
Lantas, 11 Beach Road. Sebuah aset sosial berupa Gedung perkantoran berlantai enam, yang telah memenangkan penghargaan sebagai strategi investasi keuangan Islam yang cerdas. Sehingga, manfaatnya terus mengalir kepada yang lemah (dhuafa) di Singapura dan sekitarnya.
Perjalanan yang luar biasa. Betapa, umat Islam di Singapura yang minoritas, namun begitu cerdas menggagas dan mengoptimalkan potensi yang ada. Wakaf Produktif, adalah di antara potensi yang masih demikian terbuka untuk dikembangkan.

Wakaf Indonesia Berpotensi Besar, Tapi Manajerialnya Belum Mumpuni. Kata Direktur IMZ


Kementerian Agama tahun 2012 mencatat, aset wakaf nasional mencapai 3,49 miliar meter persegi tanah, di 420.003 titik di seluruh nusantara. Bila dirupiahkan, dengan asumsi harga tanah hanya Rp100 ribu per meter persegi, nilainya mencapai Rp 349 triliun.
Belum lagi dengan disahkannya Undang-Undang Wakaf Nomor 41 Tahun 2004 yang mengakui keabsahan wakaf uang. Bila diasumsikan 100 juta penduduk muslim Indonesia mau berwakaf Rp100 ribu per bulan, maka wakaf uang yang bisa dikumpulkan per tahun mencapai Rp120 triliun per tahun.
Bayangkan, berapa besar keuntungan yang bisa diperoleh jika uang sebanyak itu diinvestasikan agar lebih produktif, untuk kelangsungan program-program sosial dan pemberdayaan masyarakat. Demikian mengutip pendapat Direktur Eksekutif Badan Wakaf Indonesia (BWI), Drs Achmad Djunaedi, dalam artikelnya “Memproduktifkan Aset Wakaf Nasional”.
Meski begitu, Direktur Indonesia Magnificence of  Zakat (IMZ) Kushardanta Susilabudi melihat aset tanah wakaf yang sedemikian luas itu masih belum optimal dikelola secara produktif. Sebagian besar masih menengadahkan tangan untuk menutupi biaya operasionalnya.
“Bicara aset dan potensi wakaf, Indonesia bisa berbangga hati. Namun saat disinggung soal pengelolaan dan manajerial, harus diakui bahwa kita belum mumpuni,” lanjutnya saat konferensi pers Seminar International Islamic Philanthropy (IIP) di Bandung, Senin (02/03/2015).
Kushardanta kemudian mengungkapkan beberapa data hasil pengelolaan negeri tetangga dalam mengelola wakaf.  Seperti di Malaysia, kumpulan Waqf An-Nur sukses membangun beberapa klinik dan Rumah sakit. Hasil dari keuntungan wakaf mereka gunakan untuk kepentingan anak yatim beasiswa, orang miskin, anak yatim dan lain-lain.
“Bahkan, dengan negeri jiran Singapura misalnya, pengelolaan wakaf negeri ini masih tertinggal. Melalui perusahaan Warees Investments, di mana seluruh sahamnya dimiliki Majelis Ugama Islam Singapura (MUIS), umat Islam di negeri singa itu sudah memiliki asset wakaf produktif berupa: 114 ruko, 30 perumahan, dan 12 gedung apartemen dan perkantoran. Keuntungan dari pengelolaan wakaf produktif tersebut digunakan untuk membiayai operasional masjid, madrasah, beasiswa, dan lain-lain,” terang Kus, sapaan karibnya.
Sementara di Arab Saudi, tahun 2010 lalu, International Islamic Relief Organization Saudi Arabia (IIROSA), meluncurkan sedikitnya 6 proyek wakaf produktif senilai SR 470 juta, dengan proyeksi keuntungan SR 45 juta. Keuntungan dari proyek-proyek tersebut dipergunakan untuk kepentingan sosial umat.
“Karena itu, seminar ini sangat penting untuk perbaikan tata pengelolaan dana dari ummat, khususnya wakaf ini,” tandasnya.

Firdaus Memorial Park, Mengutamakan Ketentuan Syariah


Saat ini, banyak pengelola pemakaman yang tak memerhatikan ketentuan syariah dalam pemakamannya. Salah satunya yang kerap diabaikan adalah menghadapnya makam ke arah kiblat. Namun, permasalahan syariah ini rupanya tak luput dari perhatian kepengelolaan program pemakaman muslim – Firdaus Memorial Park yang diinisiasi Sinergi Foundation.

“Sedari awal didirikan, pemakaman berbasis wakaf ini sudah diarahkan ke kiblat. Tak hanya itu, ketentuan syariah wajib lain yang juga diperhatikan menjadi keunggulan Firdaus Memorial Park ini,” terang Direktur Lembaga WakafPro 99, Asep Irawan saat jumpa pers 3rd International Philantrophy.

“Firdaus Memorial Park sudah mendapat rekomendasi syar’i dari MUI pusat,” lanjutnya di RM Ampera Suci-Bandung, Senin (02/03/2015).

Asep menuturkan, saat ini FMP telah membebaskan tujuh hektar tanah pemakaman. Lahan dengan kapasitas 400 kavling tersebut, imbuhnya, baru terisi 1,5 hektar dan dihuni oleh keluarga waqif dan sejumlah dhuafa.

“FMP menjadi solusi terbatasnya dan mahalnya biaya pemakaman bagi para dhuafa,” lanjutnya.

Asep menekankan, lahan pemakaman Firdaus Memorial Park tidak diperjualbelikan. Hal ini selaras dengan fatwa haram MUI mengenai makam mewah yang diperjualbelikan, 2014 silam. Kendati demikian, keberadaan pemakaman ini tetap memfasilitasi keperluan operasional, seperti kain kafan, pemandian, biaya antar jenazah, dan retribusi pemeliharaan lahan wakaf